TIKET INDO-MU MASIH BISA DIGUNAKAN

Tiket MU-Indonesia (VIVAnews/Marco Tampubolon)Pemegang tiket pertandingan Manchester United vs Indonesia All Star yang enggan mencairkannya tidak perlu khawatir. Pasalnya, tiket tersebut masih bisa digunakan bila suatu saat Setan Merah berkunjung ke Indonesia.
Baca lebih lanjut

TIKET MU VS INDONESIA MASIH ADA LHO!!

47362Pencarian publik, khususnya penggemar Manchester United (MU), akan tiket pertandingan persahabatan antara Indonesia All Star vs MU di tanah air masih terus hangat hingga saat ini. Sejak dibuka resmi awal Juni lalu, kesimpang siuran akan kabar tiket terus terjadi. Dari mulai membengkaknya harga dari yang diperkirakan hingga adanya pihak yang memang sengaja menaikkan harga dengan memberikan tambahan merchandise.

Seperti halnya yang dilakukan Red Shop. Red Shop adalah toko di bilangan Senayan yang menjual pernak-pernik khusus tim kebanggaan asal Inggris ini. Awal Juni lalu Red Shop sempat disomasi oleh panitia lokal karena menjual tiket tanpa seizin mereka. Namun akhirnya panitia mengizinkan toko tersebut. Herman Ago, selaku Kepala Divisi Komersial Panitia Lokal, tiket yang dijual Red Shop adalah limpahan tiket yang tidak bisa dijual oleh mitra kami sebelumnya.  Ago mengatakan ada sekitar 1.000 lembar tiket Kategori I yang kini dikuasai oleh Red Shop.

Menurut kabar yang beredar, per tanggal 2 Juli kemarin Red Shop masih menjual tiket Kategori I. Namun untuk harga memang tidak bisa diajak kompromi. Harga yang dipatok adalah Rp. 900.000,- atau dengan kata lain naik 100% dari harga yang dijual sebelumnya yaitu Rp. 450.000,-. Dengan harga Rp. 900.000,- ini pemegang tiket tidak hanya menyaksikan pertandingan pada tanggal 20 Juli 2009, namun bisa menyaksikan sesi latihan pada sehari sebelumnya.Menurut Herman Ago, ini adalah hal wajar jika mitra-mitra panitia lokal menjual harga tiket jauh melambung diatas harga yang telah ditetapkan. Sekali lagi ditekankan Ago bahwa mereka ini, termasuk Red Shop, bukan calo melainkan agen resmi yang telah ditunjuk oleh panitia.

Itulah Indonesia. Sangat berbeda dengan di negara lain yang juga dikunjungi Manchester United tahun ini dalam lawatan yang diberi tajuk Asia Tour 2009 ini. Di Malaysia misalnya, harga tertinggi hanya dipatok RM 308 atau sekitar Rp. 893.200. Setelah itu RM 98, RM 68 dan RM 58. Penjualan tiket cukup terorganisir karena panitia setempat sudah menetapkan 13 outlet penjualan Ticketpro, lewat http://ticketpro.com.my/

Mudah-mudahan pengalaman ini bisa dijadikan pelajaran berharga untuk Indonesia dalam menghadapi pertandingan-pertandingan persahabatan besar lainnya di masa mendatang.

PENJUALAN TIKET DI GBK MUNGKIN DIADAKAN LAGI!!

Walaupun sebelumnya dilaporkan bahwa tiket yang dijual langsung oleh penyelenggara di awal pekan ini sudah habis, tapi ada kemungkinan penjualan berikutnya kembali diadakan.

Hari Senin (15/6/2009) lalu pihak penyelenggara pertandingan Indonesian All Star versus Manchester United menjual tiket secara umum kepada masyarakat di Senayan. Namun, sehari kemudian dinyatakan bahwa tiket yang tersedia sudah sold out.

Namun begitu, ada keadaan yang membuat panitia bisa saja menggelar penjualan lagi. Rupanya, masih banyak tiket pesanan yang belum diambil oleh para calon pembeli sampai batas waktu pengambilan hari Rabu (17/6) kemarin.

Tiket-tiket yang belum diambil itulah yang rencananya akan disebar kepada masyarakat. “Jumlahnya masih banyak. Ada ratusan tiket yang belum ditebus hingga batas akhir yang ditetapkan (17 Juni). Tiket-tiket itu akan kembali disebar pada 25 Juni 2009,” ungkap Shelly, seorang petugas ticketing di sekretariatnya kepada wartawan, Kamis (18/6) siang WIB.

Dimintai konfirmasi tentang peluang dijualnya kembali tiket secara langsung, Direktur Bidang Komersial Panitia Lokal, Herman Ago, tidak menampik fakta masih ada tiket yang belum ditebus. Namun ia belum memutuskan apakah tiket-tiket itu akan kembali dijual pada 25 Juni.

“Kami masih mendata tiket pemesanan yang tersisa. Kami juga masih menimbang ke mana sisa tiket ini akan dialokasikan,” ujar Ago.

“Tapi saya tidak yakin masih ada tiket yag tersisa untuk dijual ke publik. Sebab masih banyak klien kami yang pesanannya belum terpenuhi,” sambungnya.

Pihak penyelenggara menyebar 77.688 tiket pertandingan ini melalui operator seluler  3, Badan Liga Indonesia (BLI) melalui rajakarcis.com, serta Avia Tour. Di situs rajakarcis.com, diumumkan bahwa kuota 7.000 tiket yang mereka dapatkan sudah habis terjual.

SUMBER : detik.com

Tiket kategori III di Pintu I Senayan habis terjual

Penjualan tiket laga ujicoba MU secara terbuka kepada masyarakat umum yang dilakukan di kantor panitia lokal kedatangan tim elit asal Inggris ini, di Pintu I Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (15/6), tidak sesuai harapan. 

Di mana, tiket tersebut hanya terjual kurang lebih 1000 lembar untuk beberapa kategori. Ini tentunya di luar perkiraan, karena sebelumnya pihak panitia lokal mengaku cukup kewalahan dalam pendistribusian tiket tersebut. Bahkan, mereka mengaku beberapa kategori tiket itu sudah sold out

Itu karena, jumlah penggemar MU di tanah air cukup banyak, sehingga pihak panitia lokal tidak mampu membendung permintaan yang cukup tinggi. Tapi faktanya, pada penjualan hari pertama, antrian panjang sama sekali tidak terlihat. Meski sejak pagi hari pembeli tiket sudah tampak di depan kantor panitia lokal. 

“Hari ini kami hanya menjual sekitar 1000 lembar. Tadi pagi, pembeli cukup banyak. Sayang, karena kategori III sudah habis, sehingga kami hanya bisa menyediakan ketegori I dan II,” sebut Aisah penjaga tiket dari panitia lokal ditemui GOAL.com, Senin (15/6) sore.

Pernyataan Aisah ini sedikit mengejutkan. Apalagi, karena menurutnya, penjualan yang dilakukan tersebut cuma satu hari. Maklum saja, karena sebelumnya koordinator bidang tiketing Herman Chaniago menyatakan, jika pada pembukaan penjualan perdana kepada masyarakat umum tersebut akan dilakukan tiga hari. 

Konon, pihaknya akan melepas sedikitnya 20.000 tiket pada penjualan hari pertama tersebut melalui Avia Tour untuk calon penonton dari luar Jakarta, Badan Liga Indonesia (BLI) yang akhirnya menunjuk Rajakarcis.com untuk pembelian secara online, serta langsung ke ticket box.

Sayangnya, karena penjualan di ticket box ini harus melewati proses agak rumit. Bagaimana tidak, setelah membayar sesuai harga tiket yang diinginkan, setiap pembeli tiket tersebut hanya mendapatkan kuitansi sementara, yang nantinya masih harus ditukar dengan voucher. Tiketnya sendiri baru bisa diperoleh dengan menukar voucher tadi dua hari sebelum hari-H alias pada 18 Juli 2009.

“Aturannya memang begitu. Saat ini kami hanya memberikan kuitansi yang bersifat sementara. Nanti setelah, 20 Juni, kuitansi tersebut bisa ditukar dengan voucher untuk pengambilan tiket. Kami pastikan, kuitansi sementara ini tidak berlaku untuk mengambil tiket tersebut. Jadi, harus ditukar terlebih dahulu,” beber Aisah.

Seperti diketahui, sulitnya mendapat tiket laga ujicoba MU dalam Tur Asia kali ini hanya terjadi di Indonesia. Sebab di Malaysia, yang menjadi salah satu tempat yang akan disinggahi skuad tim besutan pelatih Sir Alex Ferguson, sama sekali tidak menemui hambatan berarti. Warga Malaysia bahkan bisa mendapat tiket gratis di toko-toko olahraga setempat yang telah ditunjuk, untuk menyaksikan pemain MU berlatih.

sumber: goal.com

Baru 1.000 tiket dilepas di Senayan

Tiket pertandingan Manchester United sudah mulai bisa didapatkan lewat ticket box di Senayan, Jakarta. Tapi, baru 1.000 tiket yang tersedia.

Panitia Lokal Tur Asia MU 2009 pernah menjanjikan akan melepas 20.000 tiket mulai Senin 15 Juni 2009 ini. Penjualan tiket akan dilakukan lewat Avia Tur, Badan Liga Indonesia (BLI) serta membeli langsung di ticket box.

“Kami hanya menjual 1.000 lembar tiket hari ini. Yang kategori 3 pun sudah habis,” sebut Aisah, penjaga ticket box di pintu 1 Senayan.

Ticket box di dekat Kantor PB Gabsi (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia) dan Ikasi (Ikatan Anggar Seluruh Indonesia) itu juga satu-satunya yang dibuka di Senayan. Alhasil, sejak dibuka pukul 10.00 WIB, antrean pembeli sempat panjang. Tapi, berangsur sore hari ticket box mulai agak sepi.

“Saya sudah mengantre sejak jam 09.30, tapi belum dipanggil. Tak apa-apa ngantre berlama-lama asal bisa nonton MU,” kata Yoga dari Meruya, Jakarta Barat.

Tiket kategori 3 seharga Rp 100 ribu sudah habis. Tinggal tersisa kategori 2 seharga Rp 250 ribu dan Rp 400 ribu.

Proses Berbelit

Penjualan di ticket box ini harus melewati proses agak rumit. Ticket box pun baru melayani pemesanan pembeli sejak 1 Juni lalu. Mereka mendapatkan vocer, lalu tiketnya baru bisa diklaim pada h-2 alias 18 Juli 2009.

Demikian pula pembeli sekarang. Mereka hanya mendapatkan kuitansi atau bon yang akan ditukar vocer, sepekan kemudian. Baru setelah itu ditukar tiket juga pada h-2.

Di dekat ticket box pun masih ada penjualan lewat operator seluler 3. Padahal, mereka hanya diberi hak melayani penjualan sampai 12 Juni. Ternyata, mereka akan tetap melayani penjualan sampai 25 Juni nanti.

Jika membeli di gerai 3, pembeli harus mengeluarkan Rp 45 ribu untuk mendapatkan perdana 3 dengan pulsa Rp 30 ribu. Mereka hanya mendapatkan vocer dan merogoh kocek lagi sesuai harga tiket yang diinginkan.

(vivanews.com)

Kabar Senayan: Tiket Indonesia vs Man. United tersisa 20 ribu lembar!

Jumlah tiket pertandingan antara Indonesia All-star vs MU yang dijual semakin menyusut. Menurut panitia lokal, jumlah tiket yang tersisa mencapai 20 ribu dari 77 ribu lembar yang dijual.

Herman Ago, koordinator komersial panitia lokal, mengatakan, ke-20 ribu lembar tiket itu tersebar di tiga lokasi, yakni sekretariat panpel lokal di Pintu I Stadion Utama Gelora Bung Karno, Badan Liga Indonesia, dan agen perjalanan Avia Tour.
Mulai Senin depan, panitia sudah mulai menjual tiket di pintu satu.

Yang menarik, BLI yang awalnya menjadi salah satu tempat penjualan tiket, telah melimpahkan wewenang mereka ke sebuah perusahaan penyedia jasa tiket. Publik sepakbola yang ingin membeli tiket bisa memesannya secara online melalui laman RajaTiket.com.

Namun pemburu tiket harus bersiap-siap mendapatkan harga di atas harga jual yang sebelumnya telah ditetapkan oleh panpel. Pasalnya, masing-masing penjual tiket, akan menetapkan harga lebih besar karena disertai beberapa merchandise.