TUMBAL UNITED DALAM RAIHAN JUARA EPL 3 MUSIM TERAKHIR!!

champion2007Manchester United memang rajanya sepakbola Inggris dalam 3 musim terakhir, setelah 2 musim sebelumnya Chelsea cukup perkasa setelah kedatangan Roman Abramovich. Dalam 3 musim terakhir ini United selalu membuat lawan berpikir 2 kali untuk melewati United. Para pesaing United tidak memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi dalam satu musim kompetisi. Sebagai contoh tahun lalu, walau United tidak bisa menaklukkan Arsenal dan Liverpool di Liga Premier, namun tetap saja keduanya tidak bisa bertengger satu tingkat lebih baik dari United.

Musim lalu, Arsenal sering tersandung menghadapi tim-tim semenjana macam Stoke City atau Manchester City. Liverpool pun sering tertahan, salah satunya menghadapi Middlesbrough. Dimana Manchester United melawan ketiga tim tersebut diatas membukukan kemenangan sempurna di kandang maupun tandang, bahkan tidak kebobolan satu gol pun. Melawan Stoke, United unggul 1-0 di Brittania dan 5-0 di Old Trafford. Manchester City dilibas 1-0 di City Of Manchester dan 2-0 di Old Trafford. Sama halnya Middlesbrough, The Boro dikalahkan baik di kandang maupun tandang masing-masing 1-0.

Seperti yang diungkap berbagai pihak, kunci kemenangan United dalam 3 musim terakhir adalah konsistensi dan skuad yang mumpuni. Starting Line-up dengan pemain cadangan United tidak jauh berbeda, sehingga dalam jadwal seketat apapun mereka masih bisa meraih hasil cukup baik. Namun dalam 3 musim terakhir ada satu hal unik yang nampaknya memang bisa dibilang sebagai ‘tumbal’ dalam raihan juara Manchester United. Apakah itu?

bpl+chamTercatat dalam data bahwa dalam 3 musim terakhir United selalu ada klub yang berhasil mengalahkan United baik kandang maupun tandang. Pada musim 2006/2007, dominasi MU dinodai oleh kekalahan dari West Ham United yang kala itu masih diperkuat oleh Carlos Tevez. Di tandang MU dikalahkan 1-0 dan di kandang sendiri MU kembali dikalahkan oleh gol semata wayang dari Carlos Tevez.

Pada musim 2007/2008, Manchester City datang mencederai konsistensi MU. Di City Of Manchester, MU dikalahkan 1-0 dan di Old Trafford City kembali menanduk MU 1-0. Padahal dalam laga kedua MU mengenakan kostum khusus untuk mengenang 50 tahun Tragedi jatuhnya pesawat para punggawa MU di Munich. Musim lalu, lagi-lagi ada yang menodai raihan juara United. Ya, Liverpool jawabannya. Tentu kita masih ingat Maret lalu, MU dibantai 4-1 di kandang sendiri dan diiringi diberikannya kartu merah untuk Vidic. Pada pertemuan pertama MU juga dilibas 2-1 oleh gol penentu dari Ryan Babel.

Dari 3 musim tersebut ternyata ketiga tim yang menodai MU telah merasakan juga bagaimana mereka dikalahkan MU baik dalam kandang maupun tandang. Pada 2006/2007 dan 2007/2008, Liverpool merasakan dua kali dikalahkan MU di Anfield masing-masing dengan skor identik 1-0. Di Old Trafford, MU pun mengalahkan Liverpool dengan skor 2-0 dan 3-0. Pada musim lalu, West Ham dan Manchester City merasakan pembalasan atas kemenangannya musim sebelumnya. West Ham takluk di Old Trafford 2-0 dan takluk 1-0 di kandang sendiri. Manchester City merasakan manutdpembalasan setimpal  setelah digebuk 1-0 di kandang sendiri dan 2-0 di Old Trafford. Ketiga klub diatas tidak bisa mencetak gol ke gawang MU

Rasanya perjalanan ini sangat setimpal dengan koleksi juara yang didapat dalam 3 tahun terakhir. Patut ditunggu apa yang akan terjadi dalam kompetisi Liga Primer musim 2009/2010. Klub mana saja yang akan merasakan kekalahan dari MU baik kandang maupun tandang. Tercatat musim lalu ada 11 klub yang tidak bisa mengalahkan maupun menahan imbang MU yaitu Blackburn, Bolton, Hull City, Manchester City, Middlesbrough, Portsmouth, Stoke City, Sunderland, West Brom, West Ham dan Wigan. Musim 2007/2008 ada 9 klub dan 2006/2007 ada 12 klub termasuk salah satunya Liverpool. Dua pertanyaan patut diajukan, klub mana yang bisa mengalahkan MU baik kandang maupun tandang pada musim 2009/2010? Bila ada, akankah gelar juara kembali dalam genggaman? Kita Tunggu…

Iklan

BERBATOV ADALAH PENYEBAB KEPERGIAN TEVEZ

22052009113709Carlos Tevez blak-blakan menyatakan kehadiran Dimitar Berbatov yang dibeli dari Tottenham Hotspur yang mempercepat kepergiannya dari Manchester United. Pasalnya, kedua pemain menempati posisi sama. Meski manajer Sir Alex Ferguson berusaha memenangkan Tevez, namun striker Argentina ini mulai merasakan kekecewaan karena makin tersingkir. 

“Saya merasa sudah tak lagi mendapat dukungan setelah mereka merekrut Berbatov. Pasalnya, saya adalah orangnya untuk melakukan pekerjaan itu. Dan, ia dibeli untuk pekerjaan itu juga,” kata Tevez kepada Daily Telegraph

“Ferguson mengatakan agar saya tak perlu cemas dengan kedatangan Berbatov. Tapi, saya tak suka karena ia membuat saya makin sering duduk di bangku cadangan. Padahal, saya telah memberikan hidup saya untuk MU,” lanjutnya.

Pembelian Berbatov memang membuat Tevez tersingkir. Namun penampilan Tevez sesungguhnya tak mengecewakan meski lebih sering duduk di bangku cadangan. Ia tetap bisa menunjukkan ketajamannya dan mengantarkan MU meraih gelar Liga Primer Inggris dan Piala Carling. 

“Namun, saya diperlakukan seperti ini yang membuat saya sama sekali tidak mengerti. Saat pertama kali datang ke sini, saya harus bersaing seperti pemain lain. Musim pertama saya sangat bagus. Menjadi pemain inti atau duduk di bangku cadangan, saya tetap menaruh respek. Namun di musim kedua, usai melawan Liverpool, saya mulai diabaikan oleh manajer,” kata Tevez lagi. 

Situasi itu mendorong Tevez untuk menolak tawaran kontrak lima tahun dari MU. Menurut informasi, ia akan tawaran bergabung dengan Manchester City pada 1 Juli.

sumber: goal.com

Alasan Tevez Pergi

TEVEZ_280x390_801350aPada Sabtu, 20 Juni, kemarin, Manchester United secara resmi memberi konfirmasi bahwasanya Carlos Tevez tidak akan menandatangani kontrak permanen di Old Trafford. Padahal, setelah akhirnya mau memenuhi besaran feetransfer sebesar 25,5 juta pound, MU pun telah menyodorkan tawaran kontrak yang sangat menggiurkan bagi Tevez, kontrak panjang selama lima tahun dan kenaikan gaji yang cukup besar.

Timbul tanya, apa alasan yang mendasari keputusan Tevez menolak tawaran MU. Benarkah Tevez sakit hati dengan kebijakan Sir Alex Ferguson yang kerap menyimpannya di bangku cadangan? Menurut pemilik hak ekonomi Tevez, Kia Joorabchian, faktor utama di balik keputusan Tevez adalah sikap MU yang kurang menghargainya sebagai pemain maupun personal. Dalam bahasa Joorabchian, MU tidak benar-benar membutuhkan Tevez.

“Ia (Tevez) punya kontribusi besar bagi MU dalam dua tahun di masa peminjamannya. Tapi, sangat jelas, jika di tahun terakhir, ia sangat kecewa. Bahkan, ia sangat kecewa di saat-saat masa peminjamannya berakhir. Sebab, MU tak kunjung menyodorkan kontrak permanen. Berbeda halnya dengan kontrak Wayne Rooney atau Cristiano Ronaldo. Enam bulan sebelumnya sudah selesai. Karenanya, ia merasa tidak dibutuhkan. Benar atau tidak (MU bersikap seperti itu), itulah yang ia rasakan,” tegas Joorabchian seperti yang dikutip Daily Mail.

Joorabchian mengaku jika di saat-saat akhir, MU mencoba membujuk Tevez. “Secara pribadi, saya pikir langkah MU untuk merayunya sungguh fantastis. Namun, saya kira, hal itu terlambat dilakukan. Carlos (Tevez) tak punya waktu cukup untuk memikirkannya,” katanya yang mengakui tawaran terakhir MU datang 10 hari yang lalu. “Jumlahnya 34,5 juta pound yang terdiri dari 9 juta pound untuk loan dan fee permanen 25,5 juta pound. Yang ingin saya tegaskan adalah dalam pertemuan tersebut, kami tidak pernah meminta dana lebih dari MU. Kami tidak pernah berbicara soal uang.”

Joorabchian membenarkan jika Tevez tidak akan bergabung dengan Liverpool. Alasannya, The Reds punya sejarah permusuhan dengan The Red Devils. Alhasil, hanya dua klub yang berpeluang merekrut Tevez. Yaitu, Chelsea dan Manchester City. “Kami belum berbicara dengan kedua tim soal kontrak. Sebab, saat itu kami harus menghargai statusnya yang masih menjadi pemain United,” kata Joorabchian.

Pengusaha berdarah Iran kelahiran Inggris berusia 38 tahun ini berharap di pekan pertama Juli, Tevez dan klub barunya telah mencapai kesepakatan. Selain itu, Joorabchian mengaku jika di musim depan hak kepemilikannya atas Tevez berakhir. Sebab, “Liga Premier memberlakukan aturan baru. Semua hak kepemilikannya harus dijual. Jadi, ia (Tevez) akan menjadi milik klub (baru) sepenuhnya,” pungkas Joorabchian.

sumber: liputan6.com

TEVEZ RESMI TINGGALKAN MANCHESTER UNITED

p1_tevez_1203Manajemen MU telah mengkonfirmasikan bahwa Tevez tidak akan bersama juara Liga Primer Inggris ini lagi pada musim 2009/10. Masa pinjaman El Apache dengan MU akan habis dalam waktu 10 hari ke depan. Dengan demikian, Tevez tidak akan bersama skuad MU dalam tur Asia mereka pada 20 Juli mendatang di Jakarta.

Dalam laman resmi klub disebutkan “Berdasarkan komunikasi yang kami terima dari penasehat Carlos Tevez semalam, mengenai batas waktu klub tentang negosiasi kontrak, Manchester United mengumumkan Carlos Tevez tidak akan menandatangani kontrak dengan klub ini.”

“Klub sudah bersedia membayar harga £25.5 juta, dan menawarkan Carlos kontrak selama lima tahun yang bisa membuat dia menjadi pemain bergaji tertinggi di Inggris.”

“Sayangnya, penasehat dia sudah memberitahu klub, disamping kisah suksesnya bersama klub, dia sudah menyatakan tidak akan bermain lagi untuk Manchester United.”

“Klub mengucapkan terima kasih kepada Carlos atas kontribusinya kepada tim sepanjang dua musim bersama kami, dan kami mengucapkan semoga sukses buat Carlos.”

Tevez dipinjam MU selama dua tahun. Tevez sempat menjadi pilihan utama pada musim 2007/08, namun kedatangan Dimitar Berbatov dari Tottenham Hotspur membuat dirinya tergeser ke bangku cadangan di musim berikutnya. 

Dari 51 penampilannya sepanjang musim 2008/09, Tevez telah melesakkan 15 gol. Jumlah ini tergolong sedikit, karena Tevez mampu mencetak 19 gol dari 48 pertandingannya di musim 2007/08.

TEVEZ ISYARATKAN BERTAHAN, NAMUN MINTA GAJI TINGGI

Man-Utd-v-Man-City-Carlos-001Manchester United (MU) dikabarkan bersedia membeli Carlos Tevez dengan harga £26 juta, tapi striker asal Argentina meminta Sir Alex Ferguson menjadikannya pemain termahal di Old Trafford. The Sun memberitakan menapat gaji £95 ribu per pekan selama masa peminjaman dua tahun, atau sejak diboyong dari West Ham. Jauh di bawah gaji Rio Ferdinand dan Dimitar Berbatov, yang menikmati £110 ribu per 

Kontrak peminjaman Tevez di Old Trafford usai akhir Juni 2009. Tevez saatini berlibur di Buenos Aires, usai membela Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2010. Carlo Ancelotti, manajer Chelsea, tiga hari lalu secara tidak terduga menelepon dan mengajak Tevez bergabung ke Stamford Bridge. Tevez mengaku tersanjung dan sempat menyatakan siap menyambut tawaran Ancelotti.

Manchester City juga secara terang-terang ingin memboyong Tevez. The Citizen, julukan Manchester City, sedang gencar memburu pemain bintang guna mempersolid kekuatannya. 

Situasi itu membuat MU panik. The Red Devils, julukan MU, telah kehilangan winger Cristiano Ronaldo yang hijrah ke Real Madrid. Jika harus kembali kehilangan Tevez, MU dipastikan bakal mengalami masalah, karena tidak mungkin mengandalkan Wayne Rooney dan Berbatov. Tevez kini merasa berada di atas angin karena MU hingga kini belum juga mendapatkan striker baru.