PENJUALAN TIKET DI GBK MUNGKIN DIADAKAN LAGI!!

Walaupun sebelumnya dilaporkan bahwa tiket yang dijual langsung oleh penyelenggara di awal pekan ini sudah habis, tapi ada kemungkinan penjualan berikutnya kembali diadakan.

Hari Senin (15/6/2009) lalu pihak penyelenggara pertandingan Indonesian All Star versus Manchester United menjual tiket secara umum kepada masyarakat di Senayan. Namun, sehari kemudian dinyatakan bahwa tiket yang tersedia sudah sold out.

Namun begitu, ada keadaan yang membuat panitia bisa saja menggelar penjualan lagi. Rupanya, masih banyak tiket pesanan yang belum diambil oleh para calon pembeli sampai batas waktu pengambilan hari Rabu (17/6) kemarin.

Tiket-tiket yang belum diambil itulah yang rencananya akan disebar kepada masyarakat. “Jumlahnya masih banyak. Ada ratusan tiket yang belum ditebus hingga batas akhir yang ditetapkan (17 Juni). Tiket-tiket itu akan kembali disebar pada 25 Juni 2009,” ungkap Shelly, seorang petugas ticketing di sekretariatnya kepada wartawan, Kamis (18/6) siang WIB.

Dimintai konfirmasi tentang peluang dijualnya kembali tiket secara langsung, Direktur Bidang Komersial Panitia Lokal, Herman Ago, tidak menampik fakta masih ada tiket yang belum ditebus. Namun ia belum memutuskan apakah tiket-tiket itu akan kembali dijual pada 25 Juni.

“Kami masih mendata tiket pemesanan yang tersisa. Kami juga masih menimbang ke mana sisa tiket ini akan dialokasikan,” ujar Ago.

“Tapi saya tidak yakin masih ada tiket yag tersisa untuk dijual ke publik. Sebab masih banyak klien kami yang pesanannya belum terpenuhi,” sambungnya.

Pihak penyelenggara menyebar 77.688 tiket pertandingan ini melalui operator seluler  3, Badan Liga Indonesia (BLI) melalui rajakarcis.com, serta Avia Tour. Di situs rajakarcis.com, diumumkan bahwa kuota 7.000 tiket yang mereka dapatkan sudah habis terjual.

SUMBER : detik.com

Tiket di Senayan habis!!

Penjualan tiket secara langsung oleh pihak panitian di Pintu Satu Senayan, Jakarta, ternyata cuma berlangsung sehari. Selasa (16/6/2009) ini, tiket pertandingan Manchester United vs Indonesia All Star sudah habis.

Tiket pertandingan MU vs Indonesia All Star mulai dijual sejak 1 Juni lalu, namun untuk dua pekan pertama pembelian hanya bisa dilakukan di 3, Bank Danamon dan AIG yang merupakan perusahaan rekanan “Setan Merah” di Indonesia. Penjualan tiket secara langsung baru dilakukan Senin (15/6/2009) kemarin, sayangnya tiket yang dijual ternyata tak cukup banyak.

“Di sini sudah gak ada tiket lagi. Sudah habis. Kalau mau beli silakan ke BLI (Badan Liga Indonesia) atau 3,” terang seorang panitia bagian ticketing, Aisyah saat berbincang dengan detiksport di kantor sekretariat kedatangan MU yang terletak di Pintu Satu Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (16/6/2009).

Pekan lalu Koordinator Komersial Organizing Comittee, Herman Ago, memang menyebut kalau penjualan tiket secara langsung yang jumlahnya 20.000 lembar bisa “terganggu” jika tiga perusahaan rekanan MU di atas kembali meminta jatah tiket. “Kalau mereka mau pesan lagi, kami akan membongkar-bongkar jatah tiket yang 20.000 lembar itu,” sahut Herman Ago saat itu.

sumber detik.com

Tiket kategori III di Pintu I Senayan habis terjual

Penjualan tiket laga ujicoba MU secara terbuka kepada masyarakat umum yang dilakukan di kantor panitia lokal kedatangan tim elit asal Inggris ini, di Pintu I Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (15/6), tidak sesuai harapan. 

Di mana, tiket tersebut hanya terjual kurang lebih 1000 lembar untuk beberapa kategori. Ini tentunya di luar perkiraan, karena sebelumnya pihak panitia lokal mengaku cukup kewalahan dalam pendistribusian tiket tersebut. Bahkan, mereka mengaku beberapa kategori tiket itu sudah sold out

Itu karena, jumlah penggemar MU di tanah air cukup banyak, sehingga pihak panitia lokal tidak mampu membendung permintaan yang cukup tinggi. Tapi faktanya, pada penjualan hari pertama, antrian panjang sama sekali tidak terlihat. Meski sejak pagi hari pembeli tiket sudah tampak di depan kantor panitia lokal. 

“Hari ini kami hanya menjual sekitar 1000 lembar. Tadi pagi, pembeli cukup banyak. Sayang, karena kategori III sudah habis, sehingga kami hanya bisa menyediakan ketegori I dan II,” sebut Aisah penjaga tiket dari panitia lokal ditemui GOAL.com, Senin (15/6) sore.

Pernyataan Aisah ini sedikit mengejutkan. Apalagi, karena menurutnya, penjualan yang dilakukan tersebut cuma satu hari. Maklum saja, karena sebelumnya koordinator bidang tiketing Herman Chaniago menyatakan, jika pada pembukaan penjualan perdana kepada masyarakat umum tersebut akan dilakukan tiga hari. 

Konon, pihaknya akan melepas sedikitnya 20.000 tiket pada penjualan hari pertama tersebut melalui Avia Tour untuk calon penonton dari luar Jakarta, Badan Liga Indonesia (BLI) yang akhirnya menunjuk Rajakarcis.com untuk pembelian secara online, serta langsung ke ticket box.

Sayangnya, karena penjualan di ticket box ini harus melewati proses agak rumit. Bagaimana tidak, setelah membayar sesuai harga tiket yang diinginkan, setiap pembeli tiket tersebut hanya mendapatkan kuitansi sementara, yang nantinya masih harus ditukar dengan voucher. Tiketnya sendiri baru bisa diperoleh dengan menukar voucher tadi dua hari sebelum hari-H alias pada 18 Juli 2009.

“Aturannya memang begitu. Saat ini kami hanya memberikan kuitansi yang bersifat sementara. Nanti setelah, 20 Juni, kuitansi tersebut bisa ditukar dengan voucher untuk pengambilan tiket. Kami pastikan, kuitansi sementara ini tidak berlaku untuk mengambil tiket tersebut. Jadi, harus ditukar terlebih dahulu,” beber Aisah.

Seperti diketahui, sulitnya mendapat tiket laga ujicoba MU dalam Tur Asia kali ini hanya terjadi di Indonesia. Sebab di Malaysia, yang menjadi salah satu tempat yang akan disinggahi skuad tim besutan pelatih Sir Alex Ferguson, sama sekali tidak menemui hambatan berarti. Warga Malaysia bahkan bisa mendapat tiket gratis di toko-toko olahraga setempat yang telah ditunjuk, untuk menyaksikan pemain MU berlatih.

sumber: goal.com

Kabar Senayan: Tiket Indonesia vs Man. United tersisa 20 ribu lembar!

Jumlah tiket pertandingan antara Indonesia All-star vs MU yang dijual semakin menyusut. Menurut panitia lokal, jumlah tiket yang tersisa mencapai 20 ribu dari 77 ribu lembar yang dijual.

Herman Ago, koordinator komersial panitia lokal, mengatakan, ke-20 ribu lembar tiket itu tersebar di tiga lokasi, yakni sekretariat panpel lokal di Pintu I Stadion Utama Gelora Bung Karno, Badan Liga Indonesia, dan agen perjalanan Avia Tour.
Mulai Senin depan, panitia sudah mulai menjual tiket di pintu satu.

Yang menarik, BLI yang awalnya menjadi salah satu tempat penjualan tiket, telah melimpahkan wewenang mereka ke sebuah perusahaan penyedia jasa tiket. Publik sepakbola yang ingin membeli tiket bisa memesannya secara online melalui laman RajaTiket.com.

Namun pemburu tiket harus bersiap-siap mendapatkan harga di atas harga jual yang sebelumnya telah ditetapkan oleh panpel. Pasalnya, masing-masing penjual tiket, akan menetapkan harga lebih besar karena disertai beberapa merchandise.