INGIN CETAK SEJARAH, WIGAN MENGANCAM UNITED!!

Preview Wigan-MUTidak ada alasan lain selain menang bagi Manchester United (MU) di week 3 Barclays Premier League musim kompetisi 2009/2010 ini melawan tuan rumah Wigan Athletic. Hasil minor yang diperoleh tengah pekan ini mengindikasikan bahwa kekuatan MU masih goyah sepeninggal Ronaldo dan Tevez. Kekuatan menyerang MU belum diimbangi oleh hasil yaitu berupa gol. Dari dua pertandingan, MU mencatat 49 shots diantaranya 15 mengarah ke gawang namun hanya 1 yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Dalam dua pertandingan awal kemarin, Ferguson masih mencari-cari formasi terbaik untuk menghadapi musim yang ketat ini. Terbukti lini tengah MU pada week kedua kemarin sangat berbeda dengan lini tengah yang ditampilkan MU ketika menghadapi Birmingham di pekan pertama. Nani, Valencia, Scholes dan Fletcher tidak terlihat sebagai line-up di pertandingan kedua. Pekan kedua menghadapi Burnley, MU menurunkan Giggs, Anderson, Carrick dan Park. Begitu pula dengan Berbatov yang di pekan kedua baru tampil di babak kedua. Pencarian jatidiri inilah yang mungkin sedang digodok oleh Fergie untuk 36 pertandingan ke depan.

Tidak berbeda jauh seperti musim lalu, yang dalam dua pertandingan awal MU hanya mengumpulkan 2 poin, kali ini tampaknya MU akan kembali mengawali start musim yang kurang baik. Para penggemar MU tentunya sudah paham dengan situasi seperti ini. Apalagi kali ini diperparah dengan hengkangnya dua pemain yang sebelumnya menjadi tulang punggung.

Pekan ketiga seharusnya sudah menjadi titik balik bagi MU untuk terus menang dan menang. Apalagi lawannya kali ini adalah Wigan. Bermain Sabtu (22/08) di DW Stadium, Wigan mencoba melawan sejarah. Secara statistik, Wigan tidak pernah mengambil poin sedikitpun dari MU dalam sejarah pertemuan mereka. Menang menjadi harga mutlak bagi punggawa MU dan bagi Wigan menang adalah bonus bagi perjalanan tim. Namun melihat performa Wigan di dua pertandingan awal, cukup sulit menakar kemampuan tim yang kali ini diasuh Roberto Martinez ini.

Di kandang lawan menghadapi Aston Villa, Wigan bermain terbuka dan sangat atraktif sehingga membuat Villa menyerah 0-2. Namun di pekan kedua, menghadapi tim promosi Wolverhampton mereka takluk di kandang sendiri 1-0. Nampaknya Martinez sedikit terlena dengan kemenangan yang didapat dari Villa sehingga sedikit menganggap remeh kekuatan Wolves yang notabene kurang dikenal oleh pelatih baru Wigan tersebut.

Pertemuan Wigan dengan MU ini merupakan pertemuan yang ke-10 di ajang Premier League. Dimana terakhir mereka bertemu di JJB Stadium 13 Mei 2009 silam dan saat itu MU menang 2-1 lewat gol penentu Tevez. Musim ini kedua tim memiliki kekuatan yang hampir sama dengan musim lalu, Wigan melepas Valencia, Cattermole dan mengembalikan Zaki ke Mesir sedangkan MU melepas pemain besarnya Ronaldo dan Tevez. Jadi dengan materi seperti ini tampaknya kekuatan kedua tim tidak banyak berubah dan dengan kata lain MU masih sedikit unggul dibanding Wigan.

Di pertandingan ini, Fergie tetap mempercayai Foster. Barisan belakang, walau belum diperkuat Vidic dan Ferdinand, Fergie masih mempercayakan O’Shea dan Evans di lini belakang. Di sayap, pergerakan Evra dan Fabio sangat dibutuhkan untuk mematikan pergerakan N’Zogbia dan Koumas. Untuk lini tengah tampaknya Fergie harus mematenkan Carrick agar kesolidan lini tengah terjaga. Nani, Valencia dan Anderson pun harus dibiasakan bersama agar semakin menakutkan lawan. Ferguson pekan ini diyakini akan kembali menduetkan Rooney dan Berbatov dengan Owen sebagai alternatif di babak kedua.

Di sisi lain, Ferguson harus serius mengamati pergerakan pemain Wigan yang awal tahun ini dibeli dari Nexaca, yaitu Hugo Rodallega. Ingat, pemain ini yang terakhir kali menjebol gawang Van Der Sar ketika MU menang 2-1. Dengan postur tinggi dan tendangannya yang akurat, penyerang Kolombia ini mempunyai spesifikasi yang lengkap untuk menjadi pemain bersinar di masa depan. Dengan usia 24 tahun, Rodallega masih banyak waktu untuk membuktikan dirinya di persepakbolaan Inggris. Musim lalu, dari 21 penampilannya ia mencetak 7 gol. Walaupun sering di pasang sendiri di depan, sokongan lini tengah Wigan cukup mumpuni untuk membuat Rodallega menampilkan permainan terbaiknya.

Permainan cepat Wigan harus bisa diredam oleh Manchester United bila tidak ingin kembali terpuruk. Fergie harus segera menetapkan formasi baku dalam pekan ini sebelum menghadapi Arsenal dalam laga prestisius pekan depan. Rasanya sudah cukup buat MU membawa 2 gol dari DW Stadium walau akhirnya bisa ternoda 1 gol dari Wigan. Kita nantikan pergerakan Valencia melawan tim yang membuatnya ditarik Manchester United musim ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: