PREVIEW MU-CHELSEA: DUEL PANTAS DI AWAL MUSIM

Comm-Shield2009Perang perebutan gelar Liga Inggris 2009/2010 akan dimulai. Sepekan lagi kita akan kembali disuguhkan oleh persaingan kompetisi yang disebut-sebut sebagai liga sepakbola terbaik di jagad raya ini. Sepekan menjelang bergulirnya Liga Inggris, tepatnya Minggu, 9 Agustus 2009, kita lebih dulu akan disuguhkan pertarungan domestik yang beraroma internasional. Dua kubu yang dalam beberapa tahun terakhir menyajikan persaingan alot di semua kompetisi akan bertemu di ajang Community Shield, yaitu Manchester United dan Chelsea.

Ajang ini sebenarnya masih kalah bergengsi dari Piala FA ataupun Liga Inggris sekalipun. Community Shield merupakan partai yang sesungguhnya ditujukan untuk kegiatan amal. Keuntungan dari pertandingan ini akan didonasikan untuk perkembangan sepakbola di Inggris, khususnya sebagian besar hasil bersihnya disumbangkan kepada tim-tim kecil peserta putaran pertama Piala FA.

Pada awalnya, tepatnya tahun 1898-1899, partai ini disebut Sheriff of London Charity Shield. Kemudian FA menggantinya menjadi FA Charity Shield, dimana MU dan QPR menjadi tim pertama yang bertemu di partai final edisi pertama pada 1908. Sejak 1974, atas usul Sekretaris FA Ted Croker, laga ini dimainkan di Wembley. Hingga tahun 2002, era Charity Shield berakhir dan berubah menjadi Community Shield setelah terbongkarnya skandal uang amal.

Tahun ini Community Shield kembali mempertemukan Manchester United dan Chelsea, setelah sebelumnya mereka bertemu pada Community Shield 2007 dimana saat itu MU berhasil mengalahkan Chelsea lewat adu penalti 3-0, setelah  bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Bagi Ancelotti, pelatih baru Chelsea, pertandingan ini jelas penting. Hasil ini bisa dijadikan barometer kekuatan Chelsea di awal musim. Apalagi hasil memuaskan telah dicetak punggawanya di masa pra musim. Chelsea saat ini masih mengandalkan kekuatan musim lalu, ditambah amunisi anyar Yuri Zhirkov, hal ini jelas sebuah keuntungan karena keharmonisan tim jelas terjaga.

Bertolak belakang dengan kekuatan MU setelah ditinggalkan ‘mesin’ golnya yaitu Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez. Memang semua itu telah mendapat jawabannya dengan mendatangkan Antonio Valencia dan Michael Owen. Namun hal ini belum bisa dibuktikan di lapangan sesungguhnya. Valencia dan Owen memang tampil memukau di pertandingan pra musim, namun lawan yang dihadapi belum sepadan dan teruji. Patut ditunggu kinerja dua pendatang baru di skuad MU ini. Menurut Fergie, timnya akan merasakan kehilangan atas gol-gol Ronaldo, namun ia yakin Berba, Rooney, Owen dan Macheda akan menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan memberikan sumbangan gol yang juga sama banyaknya.

Minggu besok Chelsea akan mendapat kekuatan baru setelah Ballack dinyatakan sembuh dari cedera dan bisa tampil lawan MU. “Pada laga lawan United, Ballack akan siap,” kata Ancelotti yang dikutip AFP. Begitu pula dengan Drogba yang telah memperpanjang kontrak dengan Chelsea, hal ini jelas menguntungkan bagi kondisi skuad Chelsea.

Lagi-lagi musibah bagi MU. Setelah Vidic dan Brown cedera, Van Der Sar pun tidak bisa tampil setelah jari tangannya patah akibat menahan tendangan penalti saat melawan Muenchen. Ini merupakan keuntungan bagi Foster dan Kuszczak untuk tampil menunjukkan kemampuannya di bawah mistar gawang, namun ini juga kesulitan bagi Fergie untuk memutuskan siapa yang bakal mengawal gawang MU dalam dua bulan ke depan setelah dipastikan absennya Van Der Sar.

Kekuatan lini belakang MU dan Chelsea masih sama baiknya. Ferdinand masih bisa bersanding dengan Evans ataupun O’Shea yang musim lalu juga sering bermain bersama. Di pihak Chelsea pun kekuatan Terry dan Carvalho masih tangguh ditambah sokongan lini sayap seorang Cole dan Bosingwa.

Untuk kekuatan lini tengah, saat ini Chelsea sedikit unggul karena komposisi mereka tidak berubah. Essien, Ballack, Lampard ditambah pemain baru Zhirkov masih sedikit lebih baik dari lini tengah MU pasca perginya Ronaldo. Masih perlu pembuktian bagi Anderson, Carrick dan Valencia untuk bisa mengendalikan permainan dan menyuplai bola ke lini depan. Namun menurut saya bila Park dimainkan sejak awal, ini bisa merepotkan barisan pertahanan Chelsea. Daya jelajah Park di menit-menit awal bisa merusak konsentrasi lawan. Apalagi bila Rooney dan Berba bisa memanfaatkan peluang untuk mencetak gol sejak menit awal.

Kita tahu musim lalu Anelka tampil perkasa sebagai mesin gol Chelsea. Ditambah Drogba yang jarang bertanding namun sering memberikan kontribusi yang penting. Saat ini Ancelotti tampaknya mempercayai duet Anelka-Drogba, setelah musim lalu Hiddink tidak memberikan porsi banyak buat Drogba dengan sering menjadikan Anelka striker tunggal. Hal ini bisa memberikan persaingan yang makin ketat di Liga Primer Inggris.

Laga Pantas! Jelas partai pembuka Liga Inggris yang bisa disebut curtain-raiser (tirai pembuka) ini pantas digelar. Rasanya skor tipis akan mengakhiri partai ini. Bisa MU, bisa Chelsea. Patut ditunggu pula duet lawas Rooney-Berba menghadapi Anelka-Drogba….  Selamat datang Barclays Premier League!!

Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: