Alasan Tevez Pergi

TEVEZ_280x390_801350aPada Sabtu, 20 Juni, kemarin, Manchester United secara resmi memberi konfirmasi bahwasanya Carlos Tevez tidak akan menandatangani kontrak permanen di Old Trafford. Padahal, setelah akhirnya mau memenuhi besaran feetransfer sebesar 25,5 juta pound, MU pun telah menyodorkan tawaran kontrak yang sangat menggiurkan bagi Tevez, kontrak panjang selama lima tahun dan kenaikan gaji yang cukup besar.

Timbul tanya, apa alasan yang mendasari keputusan Tevez menolak tawaran MU. Benarkah Tevez sakit hati dengan kebijakan Sir Alex Ferguson yang kerap menyimpannya di bangku cadangan? Menurut pemilik hak ekonomi Tevez, Kia Joorabchian, faktor utama di balik keputusan Tevez adalah sikap MU yang kurang menghargainya sebagai pemain maupun personal. Dalam bahasa Joorabchian, MU tidak benar-benar membutuhkan Tevez.

“Ia (Tevez) punya kontribusi besar bagi MU dalam dua tahun di masa peminjamannya. Tapi, sangat jelas, jika di tahun terakhir, ia sangat kecewa. Bahkan, ia sangat kecewa di saat-saat masa peminjamannya berakhir. Sebab, MU tak kunjung menyodorkan kontrak permanen. Berbeda halnya dengan kontrak Wayne Rooney atau Cristiano Ronaldo. Enam bulan sebelumnya sudah selesai. Karenanya, ia merasa tidak dibutuhkan. Benar atau tidak (MU bersikap seperti itu), itulah yang ia rasakan,” tegas Joorabchian seperti yang dikutip Daily Mail.

Joorabchian mengaku jika di saat-saat akhir, MU mencoba membujuk Tevez. “Secara pribadi, saya pikir langkah MU untuk merayunya sungguh fantastis. Namun, saya kira, hal itu terlambat dilakukan. Carlos (Tevez) tak punya waktu cukup untuk memikirkannya,” katanya yang mengakui tawaran terakhir MU datang 10 hari yang lalu. “Jumlahnya 34,5 juta pound yang terdiri dari 9 juta pound untuk loan dan fee permanen 25,5 juta pound. Yang ingin saya tegaskan adalah dalam pertemuan tersebut, kami tidak pernah meminta dana lebih dari MU. Kami tidak pernah berbicara soal uang.”

Joorabchian membenarkan jika Tevez tidak akan bergabung dengan Liverpool. Alasannya, The Reds punya sejarah permusuhan dengan The Red Devils. Alhasil, hanya dua klub yang berpeluang merekrut Tevez. Yaitu, Chelsea dan Manchester City. “Kami belum berbicara dengan kedua tim soal kontrak. Sebab, saat itu kami harus menghargai statusnya yang masih menjadi pemain United,” kata Joorabchian.

Pengusaha berdarah Iran kelahiran Inggris berusia 38 tahun ini berharap di pekan pertama Juli, Tevez dan klub barunya telah mencapai kesepakatan. Selain itu, Joorabchian mengaku jika di musim depan hak kepemilikannya atas Tevez berakhir. Sebab, “Liga Premier memberlakukan aturan baru. Semua hak kepemilikannya harus dijual. Jadi, ia (Tevez) akan menjadi milik klub (baru) sepenuhnya,” pungkas Joorabchian.

sumber: liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: